Sabtu, 01 Agustus 2009

Teori Gelombang

Gelombang seismik disebut gelombang elastik karena osilasi partikel-partikel medium terjadi akibat interaksi antar gaya gangguan (gradien stress) melawan gaya elastik. Dari interaksi ini akan muncul geombang longitudinal, transversal dan kombinasi keduanya. Pada saat gelombang menemui bidang batas, gelombang akan memiliki sifat dipantulkan (refleksi), dibiaskan (refraksi), dibelokan (difraksi).

Gelombang Badan (Body Wave)

Gelombang badan adalah gelombang seismik yang menjalar di bawah permukaan bumi. Gelombang ini terdiri dari 2 tipe yaitu gelombang longitudinal atau gelombang P dan gelombang transversal atau gelombang S. Gelombang yang datang paling awal disebut gelombang longitudinal atau gelombang primer yang biasa disebut sebagai gelombang P. Gelombang ini akan bergerak searah dengan arah perambatan gelombangnya. Gelombang ini menjalar dalam medium padat maupun cair dan dapat menjalar melalui inti bumi. Berikutnya terdapat gelombang shear atau gelombang sekunder yang biasa disebut gelombang S. Gelombang ini merambat tegak lurus terhadap arah perambatannya dan hanya dapat menjalar dalam medium padat (menjalar melalui kerak dan mantel bumi yang padat)







Gelombang Permukaan (Surface Wave)

Gelombang permukaan adalah gelombang yang terjadi pada permukaan bumi dan menjalar sepanjang permukaan inti bumi. Gelombang ini terjadi akibat pantulan gelombang P dan S yang sampai di permukaan bumi dan inti bumi. Ada dua tipe gelombang permukaan yaitu gelombang Rayleigh dan gelombang Love.




1 komentar: